Iklan hari raya

0 112

Rebut Senjata Petugas, Bandar Narkoba Dibekuk

IDI ATJEHTRIBUNE.COM Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur, membekuk terduga bandar narkoba jenis sabu-sabu, Selasa (12/2/2019) di Dusun Cempaka, Gamping Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, sekira pukul 15:00 WIB.

Terduga yang diamankan polisi itu inisial JM (30) warga Dusun Cempaka, Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat,penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat, bahwa di didaerah tersebut sering ada trangsaksi narkoba.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, melalui Kasat Narkoba, Iptu Yaser Arafat Riza Habibi, S.H, kepada wartawan membenarkan penangkapan terhadap seorang yang diduga pengedar barang terlarang jenis sabu-sabu. Menurutnya, saat dilakukan pengembangan kebernaran informasi dari masyarakat, petugas melihat seorang laki-laki, yang diduga pelaku pengedar barang terlarang jenis sabu.

Secara kebetulan saat itu tersangka JM sedang berada di kios dan petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku, hasilnya petugas melihat satu buah paket Plastik bening ukuran sedang berisikan Kristal yang diduga narkotika jenis sabu-sabu, seberat sekitar 5,10 gram.

“Ya telah kita amankan yang berinisial JM warga Dusun Cempaka, Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, di sebuah kios milik warga setempat. Saat di geledah petugas medapatkan barang bukti bungkusan plastik bening, berisikan kristal seberat sekitar 5,10 gram” kata Kapolres Aceh Timur. Dilanjutkannya, bahwa saat dilakukan penangkapan pelaku melawan dan berusaha merebut senjata milik petugas.

Saling bergumul petugas dan pelaku sehingga senjata petugas menyalak atau meletus mengenai betis kaki sebelah kanan petugas, dan mengalami luka tembus selnjutnya proyektil mengenai telapak kaki bagian atas pelaku. “Setelah pelaku dan Barang Bukti dapat diamankan kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat di Kecamatan madat selanjutnya pelaku dirujuk ke RS Zubir Mahmud Idi, sedangkan petugas di Rujuk Ke RS Graha Bunda” lanjut AKBP. Wahyu Kuncoro. SIK.

Setelah menjalani perawatan pelaku kemudian dibawa ke polres guna kepentingan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.(Istanjoeng) .