Iklan hari raya

Kutipan Dana Peringatan Tsunami, Warga Kota Sigli Heboh

Kutipan Dana Untuk Peringatan Tsunami, Warga Kota Sigli Heboh

0 267

Kutipan Dana Untuk Peringatan Tsunami, Warga Kota Sigli Heboh

SIGLI ATJEHTRIBUNE.COM-Sepertinya lazim dilakukan oleh oleh petinggi di kecamatan agar bisa menikmati dana desa yang dikucurkan pemerintah.  Dimana untuk peringatan tsunami ke 15 aja keuchik harus mengalokasikan dana melalui Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG)  tahun 2019, masing-masing Rp 10 juta. Apa yang dilakukan itu membuat reaksi keras warga di Kabupaten Pidie, yang berpendapat macam-macam.

Surat dari Camat Kota Sigli, pada 6 Juni 2019, dengan nomor 412/335/2019, diduga kuat dana itu perintah dari camat kepada 15 keuchik dalam Kota Sigli.  Dimana surat itu berbunyi bahwa para keuchik diminta mengalokasikan dana untuk peringatan mengenang bencana tsunami masing-masing gampong Rp 10 juta. Pengalokasian dana tersebut juga dilakukan melalui rapat 23 camat dalam Kabupaten Pidie di rumah dinas Wakil Bupati Pidie pada 15 April 2019.

“Ini kita gunakan untuk memperingati tsunami ke 15 dalam wilayah Kota Sigli, artinya kita sudah menggelar pertemuan sebelumnya.  Sebab kita tidak ada dana jika tidak dialokasikan dengan dana desa, “jelas Camat Kota Sigli,  Nadhar Putra kepada wartawan,  Kamis (13/6/2019).

Lanjut Nadhar, surat yang di kirim kepada keuchik, uangnya untuk peringatan tsunami di tingkat gampong dan bukan di kabupaten. Artinya mereka melaksanakan kegiatan kenduri pada hari peringatan tsunami. Peringatan tsunami di Kecamatan Kota Sigli di 15 gampong tetap harus meriah, karena Kota Sigli dampak paling besar saat diterjang tsunami tahun 2004.

Bahkan bukan hanya Kota Sigli, Kecamatan Batee, Muara Tiga dan Kembang Tanjong daerah pesisir juga melaksanakan peringatan tsunami.
Selain gampong-gampong di Sigli, katanya, peringatan tsunami juga dilaksanakan di gampong pesisir di Kecamatan Batee, Muara Tiga (Laweung), dan Kembang Tanjong. “Jadi klu dana yang dialokasikan itu sudah melalui musyawarah, “tegasnya.

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST, kepada wartawan, Rabu (12/6/2019) mengaku, pernah menggelar rapat dalam rangka persiapan peringatan tsunami. Pada rapat itu tidak pernah membicarakan dana gampong akan digunakan untuk peringatan tsunami. “Kok ada surat dari camat Kota Sigli untuk minta dana, “tegasnya.

Menurut wabup, peringatan tsunami adalah kegiatan Pemerintah Provinsi Aceh, tentu saja sudah disediakan dana untuk hal itu. Artinya tidak perlu lagi mengalokasikan dana gampong. ” Kita gelar peringatan tsunami di Pidie, ksebab Pidie besar terkena gelombang  tsunami. Jadi semua pihak mendukung agar peringatan tsunami meriah di lakukan di Pidie,” pungkas Fadhlullah T.M.Daud. (Redaksi).