Iklan hari raya

30 Pelanggar Syariat Diciduk

0 115

30 Pelanggar Syariat Islam Diciduk

IDI ATJEHTRIBUNE.COM Sejumlah 30 pelanggar syari’at islam warga Aceh Timur diciduk Wilayatul Hisbah (WH) setempat karena memakai pakaian ketat, tidak memakai jilbab dan memakai celana pendek .Pelanggar syariat islam itu terciduk saat digelar razia  digelar di jalan Banda Aceh-Medan,  Kamis (31/1/2019)

Kasatpol PP WH Aceh Timur T.Amran kepada atjehtribune.com, mengatakan,
Razia terisebut dilakukan untuk penertiban busana yang melanggar syariat Islam.
Yang disebut dalam penegakan Qanun Aceh No. 11 tahun 2002 Pasal 13 Ayat (1) yang mana disebutkan, bahwa setiap orang islam wajib berbusana muslim dan ketentuan sangsi di pasal 23 yang mana disebutkan bahwa barang siapa yang tidak berbusana islami sebagai mana dimaksud dalam pasal 13 ayat (1) dipidana dengan hukuman ta’zir melalui proses peringatan dan pembinaan oleh WH. “Jadi kita masih melakukan pembinaan, “jelasnya.

Menurut Kasatpol PP WH,  dalam razia ini para pelanggar diberikan pembinaan dan menasehati dengan tata cara pakaian yang menutup aurat, disamping itu pelanggar harus menandatangani surat pernyataan, yang menyebutkan tidak mengulangi lagi perbuatannya dan melanggar syariat islam. Apabila mengulangi lagi perbuatannya bersedia untuk diproses sesuai dengan hukum Qanun syariat islam,” paparnya.

Lanjut dia, “Jumlah pelanggar syatriat islam tentang busana terjadi penurunan dari tahun ke tahun, karena masyarakat sudah memahami cara berpakaian secara islami, disamping itu, satpol pp juga razia dan penertiban PNS yang berkeliaran diluar jam dinas, petugas menyetop dan meminta surat keterangan izin dari atasan bila ada keperluan diluar jam dinas dan apabila tidak bisa nenunjukkan surat keterangan, PNS tersebut diberikan teguran dan menandatangaini surat pernyataan tentang kedisiplinan, Kata Amran, seraya menambahkan, dalam razia tersebut mendapat pelanggar busana perempuan yang memakai pakaian ketat 17 orang, tidak berjilbab 1 orang dan laki-laki yang memakai celana pendek 8 orang, sedangkan PNS yang terjaring dalam razia tersebut  4 orang, jelasnya.(Muhammad).