Iklan hari raya

0 98

Banjir Di Sulsel Puluhan Warga Exodus

SULSEL ATJEHTRIBUNE.COM Bencana yang melanda Sulawesi Selatan Rabu (23/1/2019) membuat sejumlah warga disana terpaksa mengungsi ke sejumlah titik. Banjir sejak kemarin hingga hari ini belum surut sehingga membuat masyarakat di sana terpaksa mengungsi ke sejumlah titik yang paling aman.

Menurut Menteri Sosial, Agus Gumiwang, saat ini kondisi banjir yang terparah adalah Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. “Kondisi terparah ada di Gowa dan Makassar akibat curah hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut dan sungai Jeneberang, yang sungai terpanjang di Sulawesi Selatan, meluap,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siaran pers, Rabu (23/1/2019).dikutip dari Detik.com

Saat ini, Sebanyak 6 kabupaten dan satu kota yang dilanda banjir adalah Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng, dan Kota Makassar. Titik pengungsian di Kabupaten Gowa terdapat di Masjid Baitul Jihad Tompobalang 70 jiwa, Kelurahan Samata 200 jiwa, Masjid Mangngalli 200 jiwa, Puskesmas Pallangga 21 jiwa, kantor Camat Pallangga 56 jiwa, BTN Pallangga Mas 33 jiwa, Puskesmas Kampili 6 jiwa, Masjid Nurul Iman Yabani Bonto Ramba Somba Opu 94 jiwa, Pasar Sungguminasa 600 jiwa, Gardu Induk PLN Sungguminasa 40 jiwa, Pandang-pandang 120 jiwa, Bukit Tamarunang 160 jiwa, serta kompleks RPH Tamarunang 521 jiwa.

“Saat ini sudah ada dua titik dapur umum dari Kota Makassar, masing-masing di Paccerakkang dan Perumahan Bumi Tamalandrea Permai. Sementara satu dapur umum di Gowa ada di Pasar Sentral Sungguminasa,” tutur Mensos.

Sementara itu, ada 450 tagana, yang terdiri dari 100 orang dari Gowa, 200 orang dari Makassar, 50 orang dari Maros, 50 orang dari Pangkep, dan 50 orang dari Barru. Data dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan hingga Rabu (23/1/2019) pukul 09.00 WIB menunjukkan sebanyak 2.121 jiwa di Kabupaten Gowa mengungsi dan lebih dari 1.000 jiwa di Makassar mengungsi.

“Tim sudah bergerak. Ada 450 tagana ke lokasi, yakni dari Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Barru. Mereka membantu proses evakuasi warga yang terjebak banjir. Juga kami kerahkan 2 perahu karet di Gowa dan satu di Makassar,” kata Mensos.(sumber Nusantara News).