Iklan hari raya

Bocah Rehanu Zakiah Diduga Gizi Buruk

0 269

Bocah Rehanu Zakiah Diduga Gizi Buruk

IDI ATJEHTRINUNE. COM-Malang nian nasib Rehanu Zakiah, bocah berusia 2,7 tahun warga Desa Teupin Pukat, kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, diduga terkena gizi buruk dan telah dirujuk Ke rumah Sakit Zubir Mahmud, Rabu (13/3/2019).

Rehanu Zakiah berawal dugaan mengalami penyakit Microcephaly dan Nephroblastoma, sehingga berdampak terlihat seperti gizi buruk.

Menurut Kepala Desa Teupin Pukat, Nasrul, kepada wartawan saat mendampingi keluarga yang musibah tersebut, “ Rehanu Zakiah anak dari pasangan Rohana dan Abubakar Ali, mereka itu mengalami musibah sejak tahun 2018 dengan kondisi terpuruk, namun karena selama ini tidak menetap lagi di kampung Teupin Pukat, lalu pulang ke Panton Labu, Aceh Utara, dengan cara sewa rumah kos disana, waktu itu kondisi ekonomi disini tidak mendukung lagi dari berbagai segi.

Waktu itu ayah si korban ada ditawar kerja sebagai kuli bangunan di Panton Labu, selesai bangunan itu, keluarga musibah ini harus kembali ke kampung Teupin pukat, namun suaminya tidak bisa mendampingi karena harus merantau ke banda untuk mengadu basib,” ujar Abubakar Ali.

Ditambah lagi oleh tokoh masyarakat Nurussalam, Ilyas Ismail, kepada media ini diruang UGD RSUD Idi, balita Rehanu Zakiah perlu segera mendapat kepedulian semua pihak untuk perawatan balita tersebut. “Kita juga mengucapkan terimakasih kepada Muspika Nurussalam, Pihak Puskesmas Nurusslam, Kepala Desa Teupin Pukat, seraya berharap, adanya donatur lainnya yang dapat membantu balita Rehanu Zakiah, sehingga balita tersebut dapat disembuhkan dari sakitnya dan dapat menjalani kehidupan ceria seperti anak-anak yang lainnya,” ujar Ilyas Ismail.

Sementara itu direktur rumah sakit Zubir Mahmud, Dr Edi Gunawan Mars, kepada wartawan diruang kerjanya, Balita Rehana Zakiah benar adanya masuk ke rumah sakit ini, dalam kondisi terlihat sakit Microcephaly dan Nephroblastoma, sehingga berdampak seperti gizi buruk, dan kini sedang dipersiapkan untuk dirujuk pengobatan di RSUZA Banda Aceh,” jelas Edi Gunawan.(Muhammad).