Iklan hari raya

Diduga Tenggelam, Bocah 5 Tahun Belum Ditemukan

0 61

Diduga Tenggelam, Bocah 5 Tahun Belum Ditemukan

LHOKSEUKON ATJEHTRIBUNE.COM Bocah berusia 5 tahun  tenggelam di sungai Jambo Aye di Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini belum ditemukan. Sehingga membuat warga di daerah itu ikut mencarinya.

Korban M. Majid (5), warga Desa Sejudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur itu dikabarkan hanyut pada Kamis (31/1/2019). Namun hingga saat ini belum di temukan, meski upaya pencarian terus dilakukan pihak berwenang, Sabtu sekitar pukul 14.30 WIB.

Kepala Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Jaharuddin kepada wartawan mengatakan, korban belum ditemukan, meski pencarian terus dilalukan oleh sejumlah pihak dan dibantu warga setempat. “Pencarian masih berlanjut, namun terkendala air yang keruh dan aliran sungai deras. Mungkin di daerah Bener Meriah hujan, dan air sungai membesar dan keruh, “papar Jaharuddin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, kepada wartawan mengatakan, pencarian korban saat ini terkendala disebabkan air sungai yang keruh dan alirannya deras.
“Airnya keruh dan aliran sungai sangat deras, sehingga penyelaman tidak bisa dilakukan. Namun petugas juga melakukan penyisiran sekitar 2 kilometer dari tempat korban pertama jatuh, pun demikian korban belum ditemukan hingga saat ini.” jelas bocah terseret arus sungai di Aceh Utara belum ditemukan, “sebut dia.

Menurutnya pencarian itu melibatkan Basarnas Pos Bireuen, SAR Aceh Timur, TNI/Polri dan sejumlah pihaknya lainnya akan terus dilakukan. Sebelumnya, di beritakan M. Majid (5), bocah asal Desa Sejudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan jatuh dan hanyut di daerah aliran sungai Jambo Aye, di kawasan Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara pada Kamis (31/1/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Peristiwa itu berawal, lanjut Syahrizal. Saat itu korban dan kakaknya menyeberang sungai dari Desanya menuju Desa tetangga, yaitu Desa Lubok Pusaka, dengan sampan. Namun naas takdapat di elakkan. “Sekitar empat meter mendekati tepi, bocah ini meloncat ke sungai, sehingga terbawa arus yang saat itu cukup deras” demikian syahrizal Fauzi. (Istanjoeng)