Iklan hari raya

Gajah Liar Obrak Abrik Lahan Warga

0 140

Gajah Liar Obrak Abrik Lahan Warga

SIGLI ATJEHTRIBUNE.COM-Gajah liar kembali mengobrak abrik kebun milik warga Tangse, Pidie. Bahkan masyarakat Yang berkebun dan bertani mulai prustasi terhadap kondisi lahan pertanian Yang dirusak gajah.

Fakhrurrazi (34) Ketua Pemuda Gampong Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Pidie kepada wartawan, Rabu (6/3/2019) mengatakan, baru-baru ini serangan gajah liar kembali merusak tanaman padi dan kebun produktif warga. “Tadi malam kami berusaha mengusir kawanan gajah dari kawasan Dusun Cot Weng,” kata dia.

Sekitar 30 ekor gajah liar Yang mengganggu lahan warga disana, kawanan gajah tersebut kerap menghancurkan tanaman pertanian dan perkebunan milik warga dalam setiap pergerakannya. ” Saat ini kawanan gajah tersebut sudah pindah ke kawasan Alue Calong, nanti piluhan gajah liar tersebut akan kembali lagi, ya begitu kondisinya sejak seminggu terakhir,” ujar Fakrurrazi.

Masyarakat setempat masih berharap peran pemerintah untuk menangani konfik gajah tersebut, karena upaya penggiringan oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BASDA) Aceh beberapa waktu lalu masih belum membuahkan hasil.

Bahkan kondisi serangan gajah sudah meluas dibeberapa kecamatan, seperti Kecamtan Mane, Geumpang, Tangse, Sakti dan Kecamatan Mila. Masyarakat sangat berharap kehadiran pemerintah untuk memberikan perlindungan dan bukan melah beralasan tidak punya anggaran untuk menghindari mengatasi konflik gajah. “Kita harap pada pemerintah, gampang-gampang saja mereka bilang tidak ada dana,”tegas Fakrurazi.

Kondisi saat ini, sambung Fahkrurrazi masyarakat hanya mengandalkan marson dan bunyi dari pukulan cangkul untuk mengarahkan gajah agar dari kawasan perkebunan. “Jika marcon habis, kami pukul besi cangkul,” sebut Fakrurrazi.(Redaksi).