Iklan hari raya

Gunakan Stempel Gubernur Pada Pidato Bupati, PB HAM Pidie Desak Polisi Usut Tuntas

0 831

Gunakan Stempel Gubernur Pada Pidato Bupati, PB HAM Pidie Desak Polisi Usut Tuntas

SIGLI ATJEHTRIBUNE.COM-Pos Bantuan Hukum Hak Asasi Manusia (PB HAM) Pidie  mendesak Polisi untuk mengusut tuntas penggunaan stempel Gubernur Aceh pada pidato Bupati Pidie yang ditanda tangani Wakil Bupati setempat. Sebab tidak ada alasan stempel gubernur digunakan pada pidato saat sidang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ), bupati tahun 2018.

Hal itu dikatakan Direktur PB HAM Pidie, Said Safwatullah.SH, kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).
Pihaknya meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas masalah stempel Gubernur Aceh beredar di Pidie. “Ini masalah marwah Pemerintah Aceh jangan dipermainkan oleh oknum-oknum di sekretariat daerah, kita minta juga PLT Gubernur Nova Iriansyah untuk bersikap terhadap persoalan stempel ini,”pintanya.

Menurut Said, ini kesalahan fatal dari staf kantor Bupati Pidie yang menggunakan stempel Gubernur Aceh pada pidato laporan pembukaan sidang LKPJ bupati 2018.  Atau kata Said, ada upaya-upaya lain yang kalau di usut akan ketahuan siapa yang bermain. Sebab bisa jadi ini ada unsur kesengajaan untuk menjatuhkan Pemerintah Pidie. “Cari dan usut siapa pelakunya dan tangkap jangan kebiasaan,”tegas Said.

Kejadin tersebut lanjut Said, sangat memalukan masyarakat Pidie, sebab belum pernah terjadi hal seperti itu dan kenapa ada stempel Gubernur Aceh pada staf di Kantor Bupati Pidie. Bahkan Said menduga apa yang terjadi ada unsur kesengajaan atau sabotase untuk menjatuhkan Pemerintah Pidie di mata publik. Atau penempatan staf oleh bupati tidak pada bidangnya sehingga amburadul. “Ini memalukan dan bukan hanya pemerintah yang malu,kita sebagai warga Pidie juga malu,”ungkap Said Safwatullah yang juga pengacara di Kabupaten Pidie.(Redaksi).