Iklan hari raya

Ketum SPBI, Iswadi, Yuddy Chrisnandi dan Sofyan A. Djalil Diprediksi Kembali Masuk Kabinet Jokowi ,

0 151

Ketum SPBI, Iswadi, Yuddy Chrisnandi dan Sofyan A. Djalil Diprediksi Kembali Masuk Kabinet Jokowi ,

JAKARTA ATJEHTRIBUNE.COM-Ketua umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), Iswadi, mengatakan, Yuddy Chrisnandi dan Sofyan A. Djalil dinilai tepat Kembali masuk kabinet Jokowi melanjutkan tradisi kepemimpinan. Karena memiliki sifat kenegarawan yang cukup bagus seperti sifat yang dimiliki oleh JK.

Menurut tokoh muda Aceh yang kini menjadi Akademisi di Jakarta ini, Yuddy Chrisnandi dan Sofyan A.Jalil merupakan kader terbaik JK dan belajar dari JK sejak muda hingga menjadi anggota DPR RI, menteri, dan duta besar. Begitu juga dengan Sofyan Jalill.“Ke depan sangat memungkinkan YCH menjadi pengganti JK sebagai wapres RI pada pilpres 2024,” kata Iswadi.

Mantan Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah Aceh tersebut menambahkan. Karena selain loyal pada Jokowi, YCH juga memiliki segudang prestasi yang patut diacungi jempol,” kata Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini. Putra kelahiran Aceh tersebut menyebutkan, di negara bekas komunis seperti Ukraina saja, YCH mampu mendirikan mesjid, monumen dan lain-lain. “Ketika menjabat sebagai Menpan RB, YCH mampu menghemat anggaran negara yang besar melalui regulasi, manajemen, dan birokrasi yang bagus,” ujarnya.

Selain prestasi yang cukup mumpuni, kata Iswadi, YCH juga memiliki sikap yang pro rakyat. “Ketika menjabat sebagai anggota DPR RI, YCH dengan tegas menolak kenaikan BBM meskipun waktu itu Golkar sebagai partai pengusungnya berkoalisi dengan pemerintah. Selain itu, YCH sangat berjiwa besar. Jarang sekali ada orang yang mau dari Menteri menjadi Dubes,”ungkapnya, sehingga YCH Sangat Berpotensi Menjadi Menlu

Iswadi menjelaskan bahwa meskipun YCH saat ini berdomisili di Ukraina, komunikasi YCH dengan Jokowi dan masyarakat Indonesia sangat bagus. sedangkan Sofyan A Jalil Diperkirakan akan menjadi Mentri BUMN.(Redaksi).