Iklan hari raya

Ketum SPBI “Minta Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa Menjelang Pilpres 2019

0 172

Ketum SPBI “Minta Masyarakat Jaga Persatuan Bangsa Menjelang Pilpres 2019

JAKARTA ATJEHTRIBUNE.COM-Masyarakat diminta untuk tetap menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019. Adanya perbedaan aspirasi dan pilihan politik, jangan sampai merusak persaudaraan dan membuat retak persatuan bangsa. “Perbedaan aspirasi dan pilihan politik di antara masyarakat adalah pilihan dalam mencari calon pemimpin, baik Presiden maupun Anggota DPR disemua tinggkatan.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) yang juga merupakan Akademisi di Jakarta, Iswadi, M.Pd kepada wartawan, atjehtribune.com, Sabtu (8/3/2019).

Pemimpin tersebut kata Iswadi, diharapkan dapat membangun negara serta mengayomi dan mensejahterakan masyarakat,” kata Putra Kelahiran Desa Mesjid Laweueng Kabupaten Pidie ini , Menurut Iswadi, dalam menghadapi pemilu, persaudaraan dan persatuan bangsa harus lebih diutamakan, karena baik calon pemimpin yang akan dipilih maupun masyarakat yang memilih adalah bangsa Indonesia. “Indonesia menjadi bangsa yang besar dan kuat karena persatuan dan saling menghargai perbedaan dalam bhinneka tunggal ika,” katanya.

Iswadi menjelaskan, soal pilihan politik adalah hak politik dari masingmasing anggota masyarakat yang memenuhi syarat sebagai pemilih. “Namun, adanya perbedaan dalam pilihan politik hendaknya tidak merusak persaudaraan dan persatuan bangsa,” Jaga NKRI karena NKRI merupakan Harga Mati, Iswadi uga menjelaskan persatuan bangsa merupakan sila ketiga dari lima sila dalam Pancasila.

“Pancasila yang merupakan ideologi negara, sudah terbukti dapat menyatukan bangsa Indonesia dan menjaga keutuhan NKRI hingga saat ini,” katanya. Iswadi mengingatkan para pejuang kemerdekaan Indonesia, berjuang melawan penjajah dengan mengorbankan harta maupun jiwa raganya, untuk kemerdekaan Indonesia karena adanya persatuan bangsa. Karena itu, Iswadi menyayangkan jika pada era kemerdekaan saat ini, masyarakat terpengaruh oleh isu-isu yang mempertentangkan kerukunan masyarakat serta merusak persatuan bangsa.Demikian Iswadi (Redaksi)