Iklan hari raya

Kunker Anggota Dewan, Tinjau Proyek 1,8 Milyar

0 532

Kunker Anggota Dewan, Tinjau Proyek 1,8 Milyar

SIGLI ATJEHTRIBUNE.COM-Kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Mahfuddin Ismail  yang sekaligus Ketua Partai Aceh (PA) Kecamatan Glumpang Tiga, ke kawasan Alue Bobot Glumpang Tiga untuk meninjau secara langsung pembangunan jembatan penghubung antar dua kabupaten, Pidie dan Pidie Jaya.

Selain pembangunan jembatan ada juga pengerasan jalan pekebun di daerah ini, kunjungan tersebut bertujuan selain melihat secara langsung kondisi jembatan pasca pembangunan dan pengerasan yang menghabiskan anggaran lebih kurang 1,8 M dan juga melihat kondisi kebun – kebun rakyat didaerah ini.

Mahfuddin Ismail kepada Atjehtribune.com, Sabtu (6/7/2019) mengatakan, ada banyak kebun masyarakat yang dulunya aktif bertani di daerah itu. Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir mereka tidak berkebun lagi. Karena selain jauh dengan tempat tinggalnya juga di sebabkan kurangnya inprastruktur pendukung di daerah itu, baik jalan yang apa adanya sekalian juga gunung yang terjal dan harus melintasi sungai kecil. “Jadi kita tetap memperhatikan mereka semua,”jelas dia.

Hal itu kata Mahfuddin, menyebabkan para petani kewalahan dan akhirnya  kebun mereka di terlantarkan. Merespon persoaalan aspirasi masyarakat pekebun, tahun 2017 mengusulkan jembatan dan pengerasan jalan agar memudahkan aktivitas mereka.  Bahkan kedepan mereka berkomitment membuka kembali lahan perkebunan disana. “Jadi masyarakat disini menginginkan pengerasan jalan dan jembatan,”tegas Mahfud.

Mahfuddin mengaku, dirinya selaku wakil rakyat menyahuti keluhan warga dan kemudian dirinya menginisiasi program itu apapun tantangannya. Pada tahun anggaran 2018 program masyarakat wajib diperjuangkan, sebagai Anggota Badan Anggaran di DPRK Pidie, Mahfuddin berjuang keras agar aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan dan alhamdulillah terkabul. “Makanya hari ini kita tinjau sejauh mana proyek ini berjalan,”paparnya.

Proyek tersebut masuk dalam DOKA tahun 2018 di dana Otsus, yang memang tahun 2018 DOKA kembali menjadi hak kewenangan Pemerintah Aceh. Akhir tahun 2018 pembangunan jembatan penghubung dan pengerasaan jalan ini telah kerjakan. “Saya sangat bahagia sebagai Wakil Rakyat, ketika kita mampu memperjuangkan Aspirasi Masyarakat, terutama masyarakat petani pekebun”,tandas Mahfuddin.

Apalagi lagi kata Mahfuddin, Pidie dan Pidie Jaya dikenal dengan lumbungnya kakao (coklat) di Aceh, walaupun belum sempurna. Pihaknya berharap do’a dan dukungan dari masyarakat Pidie dan Pidie Jaya agar ke depan dirinya bisa memperjuangkan pengaspalan jalan pekebun di daerah itu untuk memudahkan akses dan meningkatkan perekonomian msyarkat setempat.

Perkiraannya jalan Paya Raoh Glumpang Tiga sampai  Panton Limeng Bandar Baru lebih kurang 12 kilometer dan pihaknya akan berkomunikasi dengan anggota DPRA khususnya Fraksi Partai Aceh agar bisa sama-sama mencari solusi terhadap persoalan masyarakat. Mengingat masih banyak membutuhkan anggaran untuk jalan itu. Jika hitungan per kilometer menghabiskan anggaran Rp 2 Milyar, maka lebih kurang 24 milyar harus disiapakan. “Mohon do’a dan dukungan masyarakat Pidie dan Pidie Jaya agar kami bisa memperjuangkan aspirasi pekebun suoaya ekonomi mereka akan semakin baik kedepan,”ungkap Mahfuddin Ismail.(Redaksi).