Iklan hari raya

Senator Fachrul Razi : Media Hoax Pemilu, Laporkan ke Pihak Berwajib

0 152

Senator Fachrul Razi : Media Hoax Pemilu, Laporkan ke Pihak Berwajib

JAKARTA ATJEHTRIBUNE.COM Pembunuhan karakter seseorang semakin tak terbendung dalam dunia sharing media sosial di Provinsi Aceh. Terkait pemberitaan salah satu media lokal  AcehJournalPasific.com yang terus menyudutkan serta membagikan ulang (link) ke berbagai grup facebook membuat Senator Fachrul Razi menjadi korban terkait pemberitaan Hoax tersebut.

Mengenai berita yang telah lama diposting media lokal AcehJournal Pasific kembali mencuat ke permukaan sebagai  pembunuhan karakter  sang senator muda tersebut menjelang Pemilu legislatif  April 2019. Senator Fachrul Razi sebagaimana pemilu tahun ini kembali mencalokan diri melalui jalur DPD RI Provinsi Aceh dengan nomor urut 26.

Melalui siaran pers, Sabtu, (12/1/2019). Fachrul Razi mengatakan, ” untuk  masyarakat yang membaca dan menemukan indikasi isi berita dari media penyebar hoax silahkan laporkan kepada pihak berwajib. Sebelumnya didapatkan terkait pemberitaan media AcehJournal Pasific.com tahun 2014 yang turut menyudutkan Partai Aceh dengan mengangkat  kutipan yang telah di plintir menjadi hoax dimana korban salah satu pernyataan adalah  senator Aceh, sebagaimana pernah mengangkat judul, ” Yang tidak pilih PA akan kita usir dari Aceh ”  cukup menghebohkan berbagai kalangan di seluruh provinsi serambi mekkah kala itu.

Dia menambahka, ” Jika menemukan unsur kampanye hitam pemilu 2019, media juga dapat diproses dan  si pemilik media hoax dapat ditetapkan sebagai DPO Polisi “, jelas Fachrul Razi. Dilanjutkan bahwa berita tersebut telah di klarifikasi oleh Fachrul Razi pada 2014 yang menyudutkan penggunaan foto dirinya sementara statement berasal dari orang lain.

Bantahan tahun 2014 laku dan klarifikasi ini saya tuliskan agar tidak memunculkan kesalah pahaman di masyarakat pembaca berita tersebut. Karena saat ini terdapat propaganda yang sedang menjelekkan PA dan merusak reputasi dan nama baik saya secara pribadi karena saat ini saya juga sebagai calon DPD RI yang merupakan kompetitor pada Pemilu 2014 yang lalu.

Adanya kutipan atas nama saya tersebut sangat merugikan saya secara pribadi ditambahkan dengan kutipan saudara MJ dalam tulisannya di Droe keu Droe. Bantahan dan klarifikasi ini saya tuliskan agar tidak memunculkan kesalah pahaman di masyarakat pembaca berita tersebut. Karena saat ini terdapat propaganda yang sedang menjelekkan PA dan merusak reputasi dan nama baik saya secara pribadi karena saat ini saya juga sebagai calon DPD RI yang merupakan kompetitor pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Dari hukum pidana, pelaku penyebar hoax melanggar pasal 1 dan 2 UU NOMOR 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.
Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keoranaran di kalangan rakyat, maka dihukum penjara setingginya 10 tahun. Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat sedangkan ia patut dapat menyengka bahwa berita/pemberitahuan itu bohong dihukum setinggi-tingginya 3 tahun.demikian Fakhrul Razi.(Redaksi)